Teknologi

Presiden Qualcomm menyebut chip M1 sebagai “pertanda baik”

Presiden Qualcomm menyebut chip M1

Qualcomm dan Apple pernah terlibat dalam perselisihan hukum yang sengit mengenai modem seluler dan lisensi, tetapi sekarang presiden Qualcomm Cristiano Amon memuji chip M1 terbaru Apple.

Dalam sebuah wawancara dengan The Verge, Amon mengatakan bahwa kesuksesan M1 “memvalidasi” keyakinan Qualcomm di masa depan komputasi.

Pada situs web Vergecast minggu ini, Amon mendapat pertanyaan tentang pelajaran apa yang dapat menjadi pelajaran bagi perusahaan seperti Qualcomm dan Microsoft dari M1. Amon menjelaskan:

Salah satu hal hebat tentang M1, cara kami melihatnya, kami sangat senang dengan pengumuman itu. Sangat senang. Dan pujian untuk Apple karena itu memvalidasi keyakinan kami.

Ini pada dasarnya memvalidasi keyakinan kami bahwa, Anda tahu, bahwa pengguna seluler mendefinisikan apa yang mereka harapkan dari pengalaman PC.

Presiden Qualcomm juga menekankan bahwa transisi Apple ke prosesor ARM membantu memajukan seluruh industri. Khususnya, Qualcomm juga baru saja meluncurkan prosesor andalan terbarunya, Snapdragon 888.

Dan saat menambahkan Apple ke percakapan itu, Anda mulai melihat bahwa ekosistem sedang bergerak.

Contoh yang bagus: Saya yakin mungkin minggu ini, jika bukan minggu sebelumnya Adobe mengumumkan banyak aplikasi, yang semuanya asli ARM.

Dan setelah Anda menjadikannya sebagai ARM asli, kinerja meningkat karena Anda memiliki kompatibilitas aplikasi sekarang.

Jadi secara keseluruhan itu pertanda sangat bagus. Ekosistem akan bergerak dan itu menunjukkan bahwa Microsoft dan Qualcomm berada di jalur yang benar.

Ini tentang masa pakai baterai, tentang terhubung, ini tentang pengalaman multimedia yang sama sekali berbeda.

Juga dalam wawancara, Amon menyinggung masa depan 5G – tentu saja, pandangannya sangat optimis. Ini terjadi ketika Apple dikatakan telah mulai bekerja mengembangkan modem seluler in-house pertamanya untuk perangkat masa depan.

Anda dapat mendengarkan episode lengkap Vergecast atau di Apple Podcasts di sini.

Tanggapan Presiden Qualcomm terkait chip M1 baru Apple

Menurut kami sendiri, tanpa mengaitkan dengan komentar yang datang dari pimpinan Qualcomm. Chip M1 milik Apple memang seolah menjadi pendobrak untuk generasi prosesor kedepannya.

Tentunya itu masih harus menunggu seperti apa kemampuan chip tersebut setelah 1 tahun berjalan nantinya. Jika benar-benar memiliki kinerja tinggi, bukan tidak mungkin vendor lain pun akan mengikuti pola dari sistemnya.

Sebagaimana AMD dulu yang menurut kebanyakan orang adalah belum layak bersaing dengan Intel, justru sekarang adalah kebalikannya.

AMD masih tetap dengan harga yang lebih rendah namun kemampuan prosessor yang ditawarkan akhirnya menjadi pilihan utama setiap orang. Terutama jika berbicara kemampuan dalam menjalankan game berat.

Comments

Most Popular

To Top